Pkm-2016-kcMaraknya pencurian kendaraan bermotor akhir-akhir ini, memicu pemiliknya untuk menambahkan sistem keamanan tambahan atau bahkan mengubah model sistem pengunciannya. Dari ide tersebut, kelima mahasiswa teknik elektro UMY yaitu Rofiq Mubarok, Dwi Verdi Firmansyah, Dheny Haryanto, Umniyatul Mahmudah, dan Noor Pratama Apriyanto menciptakan inovasi kunci pengaman kendaraan bermotor. Pada umumnya untuk menghidupkan kendaraan bermotor membutuhkan kunci mekanik akan tetapi dengan kuman narsis (kunci pengaman kendaraan otomatis) kita memerlukan rfid tag yang benar, jika menggunakaan rfid tag yang benar maka kendaraan dapat digunakan dengan normal kan tetapi jika menguunakan rfid yang salah atau tanpa rfid maka kendaraan tidak dapat dihidupkan, alarm kendaraan berbunyi dan sms warning dan koordinat lokasi kendaraan akan terkirim dan berulang setiap 30 menit ke pemilik kendaraan. Selain itu “kuman narsis” juga dapat dikendalikan jarak jauh melalui sms atau misscall. Mereka membuat inovasi tersebut dalam rangka mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (2016) bidang karsa cipta dan dinyatakan lolos ke PIMNAS -29 di Institut Pertanian Bogor. Tim tersebut dibawah bimbingan dosen Bapak Iswanto, S.T., M.Eng, judul yang diambil adalah “Kuman Narsis” (Kunci Pengaman Kendaraan Otomatis berbasis RFID, GPS, GSM, dan Mikrokontroler. Menurut Rofiq Mubarok selaku ketua tim tersebut pada saat dilakukan wawancara (6/8) menjelaskan cara kerja alat tersebut. Cara kerjanya yaitu ketika kita me-misscall kendaraan sebanyak 3X nada dering maka kuman narsis akan memberikan koordinat lokasi kendaraan, sedangkan ketika kita me misscall 6X maka kuman narsis akan mematikan kendaraan, menghidupkan alarm dan akan mengirimkan sms warning dan koordinat lokasi kendaraan pada pemilik kendaraan.